News

Memahami Sejarah Taliban dan Afghanistan

14 Hari 9 Jam lalu 29 views

Hi vivo CLUB Fans!


Sempat dijatuhkan oleh militer asing pimpinan Amerika di Afganistan pada 2001, kelompok Taliban telah berhasil mengambil alih istana presiden dan merebut kekuasaan di Afghanistan pada Minggu, 15 Agustus 2021 lalu. Lalu, siapakah Taliban ini? Yuk! Simak pembahasan sejarah Taliban di bawah ini!


Taliban Merupakan Transpormasi dari Mujahidin



(Sumber Kompas.com)


Dalam bahasa Persia dan etnis Pashtun, Taliban berarti "pelajar" atau "murid", sedangkan dalam bahasa Arab memiliki arti pencari ilmu, yang merujuk pada anak laki-laki.


Setelah Uni Soviet menarik diri pada tahun 1990-an, sebuah kelompok gerakan yang mayoritas berasal dari etnis Pashtun dan berkembang di perbatasan antara Afghanistan dengan utara Pakistan, menggunakan nama Taliban ini.


Menurut Council on Foreign Relations, Taliban merupakan transformasi dari Mujahidin Afghanistan, yaitu pejuang gerilya yang melawan Uni Soviet selama 1979-1989 ini terbentuk sekitar awal 1990. Muhammad Omar dikenal menjadi salah satu pendiri gerakan ini. 


Lahirnya Taliban merupakan gabungan pemuda suku Pashtun yang belajar di madrasah Pakistan. Mujahidin disokong bantuan dari badan intelijen AS, Central Intelligence Agency (CIA) dan badan intelijen Pakistan, Inter-Services Intelligence directorate (ISI). 


Melakukan pemberontakan bersenjata terhadap pemerintahan Afghanistan yang dipimpin Presiden Burhanuddin Rabbani pada 1992-1996, kelompok ini dicap anti etnis Pashtun dan korup. Dilansir Council on Foreign Relations.


Misi kelompok Taliban adalah mendamaikan dan menyatukan Afghanistan di bawah payung hukum syariah Islam berdasarkan yang kelompok ini yakini.


Sumber - sumber Keuangan Taliban



(Sumber DetikNews)


Dilansir dari BBC, Taliban memiliki jaringan keuangan dan sistem perpajakan yang canggih dari beberapa sumber pemasukan. Berikut sumber-sumber utama penghasilan mereka:


  • Donasi asing

Pakistan, Iran, dan Rusia disebut-sebut memberikan bantuan keuangan kepada Taliban namun hal ini dibantah oleh negara-negara tersebut. Namun juga, sejumlah warga sipil dari Pakistan dan beberapa negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar dianggap sebagai penyumbang individu paling banyak. Keterkaitan Taliban dengan para individu ini sudah sejak lama terjalin. 


Sebuah laporan rahasia intelijen AS memperkirakan bahwa pada 2008 Taliban menerima US$106 juta dari sumber-sumber asing, terutama negara-negara Teluk.


Sumber-sumber penghasilan ini diduga menyalurkan porsi signifikan dalam pemasukan Taliban. Menurut berbagai pakar, jumlahnya bisa mencapai US$500 juta (Rp7,1 triliun) setiap tahun.


  • Perdagangan narkoba

Merupakan penghasil opium terbesar di dunia, yang kemudian dapat dimurnikan menjadi heroin, Afghanistan memiliki nilai ekspor tahunan yang diperkirakan mencapai US$1,5 miliar-US$3 miliar (Rp21,4 triliun- Rp42,8 triliun). Menurut sejumlah pejabat Afghanistan, pajak penanaman opium sebesar 10% diberlakukan kepada para petani opium. Untuk itu, Taliban sudah lama diduga menjalankan sistem perpajakan guna menutupi operasi mereka, termasuk perdagangan narkoba.Laboratorium-laboratorium yang mengubah opium menjadi heroin pun terkena pajak. 


Menurut Komandan Pasukan AS, Jenderal John Nicholson, dalam laporan khusus pada 2018, Pendapatan yang didulang dari perdagangan narkoba ini merupakan 60% dari penghasilan tahunan Taliban yaitu berkisar antara US$100 juta-US$400 juta (Rp1,4 triliun - Rp5,6 triliun). Kerap membantah keterlibatan mereka dalam industri narkoba, Taliban mengklaim melarang penanaman opium saat berkuasa pada 2000 lalu.


  • Pertambangan

Akibat konflik berkepanjangan, kekayaan mineral dan batu mulia di Afghanistan itu belum ditambang. Ditaksir bernilai US$1 miliar (Rp14,3 triliun) per tahun, menurut para pejabat pemerintah Afghanistan, tambang-tambang tersebut telah diambil alih oleh Taliban baik yang legal maupun ilegal.


Tim Pengawasan Sanksi dan Dukungan Analisis PBB menyatakan Taliban menerima lebih dari US$10 juta setiap tahun dari 20 hingga 30 operasi tambang ilegal di Provinsi Helmand, dalam laporan tahunan pada 2014 lalu.


Sang Ahli Taktik dan Petarung Mahir, Muhammad Omar 



(Sumber TheEconomicTimes) 


  • Muhammad Omar berasal dari Suku Hotak yang merupakan etnis Pashtun yang juga adalah seorang guru di Madrasah Sang-i Hisar di Maiwand, Kandahar Utara. Ditinggal sang ayah saat berusia 3 tahun dan dibesarkan oleh pamannya.

  • Memimpin pasukan Harakat I Inqilab I Islami (Gerakan Revolusi Islam) di Maiwand, Zhari, Panjwai, dan distrik Dand di provinsi Kandahar dari tahun 1983 hingga 1991. 

  • Merupakan komandan pasukan Mujahidin yang membuat Uni Soviet hengkang dari Afghanistan pada tahun 1989. 

  • Sang penembak jitu, RPG-7 atau disebut roket oleh para mujahidin.

  • Merupakan Sahabat Osama Bin Laden.

  • Wafat karena sakit pada 23 April 2013.

Editor:
avatar-user-profile-vivo
amdar07
13 hari lalu

gw takut komentarin hal-hal ginian, hehe

Balas
avatar-user-profile-vivo
amriadi
13 hari lalu

waduh sangar kek nya tuh

Balas
avatar-user-profile-vivo
awlnk
13 hari lalu

takut di rudal saya

Balas
avatar-user-profile-vivo
mantapsed
13 hari lalu

galak2 yaaa

Balas
avatar-user-profile-vivo
sports1
13 hari lalu

bingung jadi nya baca sejarah nya

Balas
avatar-user-profile-vivo
riadibua
13 hari lalu

dah ahh seremm

Balas
avatar-user-profile-vivo
ganiffs
13 hari lalu

saya kabur dluan mah kalau ada ginian di sini

Balas
avatar-user-profile-vivo
cikkekayong
13 hari lalu

takut bangg

Balas
avatar-user-profile-vivo
gfsasongko
13 hari lalu

gerakan bawah tanah yaa

Balas
avatar-user-profile-vivo
datsir00
13 hari lalu

ini ntah bener atau salah yaa kaum taliban nih

Balas
icon-wheeler-vivo